Apakah susah menjadi penulis?

Tentu saja tidak. Tugas penulis kan hanya menulis, menulis, dan menulis. Apakah itu susah? Nggak kan?

Mungkin yang membuat kita kesusahan adalah ketika terbiasa menulis nonfiksi, eh malah diminta menulis fiksi. Begitu pula sebaliknya.

Tapi ya, bisa aja sih dilatih sehingga kita terbiasa menulis tema dan genre apapun.

Apa yang Sebenarnya Membuat Susah?

Kalau dalam pandanganku, bukan menulisnya yang susah, tapi dua hal di bawah ini yang membuat kita susah menulis:

  1. Nggak Fokus

    Banyak hal yang membuat kita nggak fokus dan itu adalah suatu variabel yang sangat mengganggu proses kepenulisan kita.

    Salah satunya adalah HP.

    Akhirnya, aku pun sekarang memutuskan untuk terus-terusan men-silent HP supaya nggak mengganggu kegiatan dan supaya bisa senantiasa fokus.

    Pantas aja di pondok pesantren tidak diperbolehkan membawa atau menggunakan HP.

  2. Nggak Ada Keinginan Buat Menulis

    Melakukan kegiatan apapun tentunya membutuhkan keinginan. Harus ada niat. Kalau nggak ada niat, jadi agak susah menggerakkan diri dan pikiran untuk melakukan kegiatan tersebut. Salah satunya adalah menulis.

    Kalau ada keinginan, sesusah apapun tantangan, pasti akan dijalani. Kalau ada keinginan dan tidak bisa menulis novel, pasti dah dia berusaha untuk mempelajarinya walaupun memakan waktu dan pikiran. Kalau nggak ada keinginan, biar semua fasilitas tersaji di hadapannya, tetap nggak akan tergerak untuk menulis walaupun hanya sebaris puisi.