Curhat yang menghasilkan? Siapa juga yang nggak mau.

Setelah aku mengikuti One Day One Post, suatu komunitas pegiat literasi yang udah berkali-kali aku ikut tapi gagal terus (hehehe..) baru kali ini akhirnya aku bisa sedikit serius mengikuti komunitas tersebut. Walaupun memang menurutku secara ilegal aku bisa masuk ke grup besarnya.

Kayaknya aku nggak pernah lolos ujian masuk deh.

Well, aku sangat berterima kasih pada orang yang tak ingin disebut namanya memasukkan aku ke grup besar One Day One Post. Terima kasih banyak ya. Mungkin udah pada kasihan kali ya, udah ikut ujian masuk berkali-kali namun gagal melulu.

Jadi, beginilah sekarang, aku udah ikut Reading Challenge ODOP dan ODOP Tembus Media. Dari kedua anakan ODOP yang aku ikuti itu, aku dapat wawasan baru nih, “Wah, ternyata curhat bisa menghasilkan duit ya.”

Ya iya lah. Curhatnya itu dalam bentuk Cerpen, Cerpon, Cerkak, Opini, Puisi, Novel, Buku (kalau novel dan buku dibahas di Nulis Aja Community tapi kayaknya aku nggak bisa ikut dulu karena sedang skripsian), bahkan resensi juga bisa menghasilkan. Misalnya aja nulis resensi di blog, terus sering tuh. Ntar kan jadi blog buku, terutama kalau ikut komunitasnya. Nah, bisa dah tuh kita dapat terus-menerus buku gratis.

Cuma sekarang belum ada yang mau dicurhatin sih. Hehehehe.