Semangaaat…

Manusia nggak hanya selalu mengandalkan kognitif karena memang manusia bukanlah makhluk rasional.

Manusia adalah makhluk irasional.

Jadi, nggak semuanya mengandalkan pikiran.

Oke, jadi menurut teori behavior kognitif bahwasanya manusia itu memiliki tingkah laku (behavior) dan kognitif (pikiran) yang saling berkaitan. Ketika kita berpikir bahwa kita lapar, maka tubuh akan memberikan reaksi lapar, begitu pula sebaliknya, ketika tubuh merasakan lapar, maka dia akan memberi tahu ke otak bahwa dia lapar.

Nah, implementasinya, kita nggak perlu memikirkan setiap yang kita lakukan. Asalkan yang kita lakukan baik loh ya. Misalnya kita mau membaca Quran tapi kita mager, ya pokoknya baca aja lah, nggak usah pedulikan otak yang membuat kita mager. Jadi, nanti ketika kita melakukannya, kita akan semangat sendiri.

Makanya, penting banget tuh yang namanya jadwal supaya kita terarah melakukan sesuatu walaupun kita males banget rasanya. Pokoknya ya, just do it!